Tim Wira Desa HMTK FTS UMP Lakukan Pendampingan Legalitas Keamanan Pangan Usaha Mikro

Tim Wira Desa Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga. Pelatihan dengan tajuk “Keamanan Produksi Pangan” ini sukses dilaksanakan di Aula Kelurahan Argasoka. Dihadiri oleh beberapa pihak, yaitu: pelaku UMKM, perangkat Kelurahan Argasoka, Disperindagkop, dan Karang Taruna.

Kegiatan dalam rangka program Wira Desa Kemendikbud ini mengundang narasumber ahli dalam bidangnya yakini dari Dinas Kesehatan kabupaten Banjarnegara, yaitu Lilik Suprihatin, S.Tr. Dalam pelatihan ini materi yang disampaikan oleh narasumber, meliputi: bahan tambahan pangan, CPPB-IRT, Pedoman pemberian SPP-IRT, Pengemasan, penyimpanan, dan pelabelan. Pada 26 Agustus 2021 lalu

Kepala Desa, Fajar Maskuri, S. TP. menyampaikan harapannya dalam acara pelatihan ini dapat meningkatkan perekonomian para produsen tempe.

“Adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu para produsen tempe yang berada di Argasoka mendapatkan legalitas usaha dan memperluas pemasarannya.” katanya

Sementara itu, Ketua Tim Muhamad Ariesta menyampaikan tujuan acara pelatihan

“Mendampingi pengrajin tempe untuk mendapatkan izin usaha mikro menengah (IUMK) yang mempermudah pelaku UMKM mendapatkan bantuan pengembangan dari pemerintah.”katanya

Lilik Suprihatin, S.Tr. KI Selaku narasumber dalam penyampaian materi menjelaskan tahapan untuk memperoleh sertifikat P-IRT

“Syarat untuk mendapatkan sertifikat P-IRT, pengrajin tempe mengerjakan soal pretest sebelum pemaparan materi dan post-test setelah pemaparan materi selesai. Para pengrajin tempe harus memperoleh nilai minimal yaitu 60 untuk mendapat sertifikat P-IRT” katanya

Tak sampai disitu, tim wira desa juga mendampingi proses legalitas usaha melalui beberapa tahapan, tahapan pertama yaitu pembuatan email, pembuatan NPWP, selanjutnya pendaftaran di OSS untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha. Nomor Induk Berusaha berfungsi sebagai legalitas memproduksi dalam berusaha. Pungkasnya (nov)

Leave a Comment