KKN ALTERNATIF MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS DIMASA PANDEMI
Dalam usaha berpartisipasi aktif dalam membantu penceghan covid 19 di Indonesia, salah satu kelompok KKN Alternatif dari Fakultas Teknik dan Sains mampu menciptakan kran touchless. Kran ini dapat dibuka tanpa harus menyentuh kran tetapi cukup mendekatkan tangan otomatis kran akan membuka. Kran touchless ini diterapkan di beberapa perkantoran dilokasi pelaksanaan KKN Alternatif Fakultas Teknik dan Sains. KKN Alternatif ini berada di Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap guna mencegah penyebaran Covid-19, mahasiswa KKN Alternatif Fakultas Teknik dan Sains yang berlokasi di desa tersebut.
Diharapkan dengan pembuatan kran tersebut akan bisa mengurangi kontak dengan tempat cuci yang dimungkinkan terdapat droplet. KKN Alternatif masa Pandemi Covid-19 di Desa Doplang diikuti oleh 10 mahasiswa yang terdiri dari beberapa prodi di lingkungan Fakultas Teknik dan Sains. Mahasiswa KKN aktif pula dalam pendampingan UMKM, komunitas berpenghasilan harian, kelembagaan masyarakat desa terdampak covid-19.
Dekan Fakultas Teknik dan Sains memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap inovasi ini. “Saya sampaikan terimaskasih atas inovasi yang dibuat oleh adek – adek mahasiswa KKN Alternatif di Desa Doplang. Saya berharap hal – hal seperti ini akan terus muncul dari mahasiswa – mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Sains. Dan ini pasti sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sekali lagi Saya sampaikan selamat dan sukses untuk adek – adek mashasiswa Fakultas Teknik dan Sains” ujar Dekan.
Kegiatan KKN yang dilaksanakan minimal 256 jam setara 3 SKS pada bulan Juli 2020. Bentuk-bentuk KKN yang dilaksanakan antara lain dalam bentuk relawan covid yang harus ada penangungjawabnya misalnya Satgas Covid atau PNPB, pendampingan UMKM terdampak covid, layanan promotif, pendampingan masyarakat terdampak, pendampingan masyarakat terdampak terkait upaya rehabilitasi.
Fakultas Teknik dan Sains sangat mensupport dalam kegiatan ini. Fakultas Teknik dan Sains Langka Mundure!!!





