Digital Forensics Center Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Digital Forensics Center (DFC) diresmikan pada tanggal 15 Februari 2020 di lantai 4 gedung Fakultas Tenik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto. DFC ini adalah yang pertama di Kabupaten Banyumas.
Setelah Digital Forensics Center di resmikan perkembangannya sangatlah pesat. Baru berjalan selama satu bulan setelah diresmikan ada 7 kasus yang telah masuk DFC yang harus di tangani. Kasus yang di tangani sangatlah bernekaragam.Sampai hari 20 Oktober 2020 Digital Forensics Center sudah menangani kurang lebih hamper 25 kasus yang sudah di tangani dan ada 4 kasus yang sedang dalam proses penanganan.
Dengan adanya Digital Forensics Center ini sangat membantu berbagai belah pihak yaitu kepolisian, Instansi, Personal dan dari pihak masyarakat. Digital Forensics Center juga di minta bantuan oleh beberapa kampus lain yang tertarik untuk mengembangkan Lab Forensics Digital terkait bagaimana menyiapkan Lab dan menyiapkan SDM serta ilmu Digital Forensik.
Digital Forensics Center sudah menyiapkan beberapa riset terkait mahasiswa yang sedang skripsi dan sudah berjalan ada 20 lebih mahasiswa yang sudah mengambil skripsi di bidang forensik. DFC juga membuka training atau pelatihan yang berkerja sama dengan EC-Council (https://www.eccouncil.org) Untuk akademik program yang menyelanggarakan berbagai macam pelatihan dan sertifikasi di bidang Cyber Security dan Forensik.
Mukhlis Prasetyo Aji, S.T., M.Kom Kepala Digital Forensics Center menghimbau agar masyarakat selalu hati-hati dalam penggunaan sosial media dengan orang baru dan jangan mudah percaya. Terkait dengan adanya banyak kasus yang sudah ditangani oleh DFC ada hal sedikit yang perlu masyarakat tau “bahwasanya banyak kasus yang di akibatkan karena bermedia sosial yang kurang aman dan terlalu percaya kepada seseorang di sosmed. Kerugian yang bisa dihitung dalam kasus yang diterima DFC sampai ratusan juta. ” ujarnya.
Dimasa pandemi ini dengan adanya kasus yang sudah ditangani kebutuhan akan keamanan cyber dan digital forensik sangat penting sehingga masyarakat atau mahasiswa berkegiatan online secara nyaman. DFC siap membantu masyarakat terkait dengan pemahaman keamanan cyber dan digital forensik yang baik sehingga kita terhindar dari kejahatan cyber.
“DFC mengharapkan untuk peralatan harus diperkuat kemudian juga sumber daya manusia yang harus selalu update sehingga bisa menjadi DFC yang mempunyai kualitas” lanjutnya.







